Latest News

Mengukir Hidup di Pesisir Rembang

Rabu, 09 Desember 2009 , Posted by 3-oz | Bukan Sekedar Obrolan Biasa !!! O zzz... at 08.42


Sudah hampir 6 Bulan (setengah Tahun) aku hidup di kota Rembang yang terkenal dengan daerah pesisir yang berbau amis dan asin. Di Usia-ku yang ke-15 ini, aku menjalani sebuah perjalanan hidup untuk mampir di kota Rembang. Walaupun aku bukan orang asli Rembang, Tetapi Rembang sekarang sudah menjadi bagian hidupku saat ini. Memang Ibuku asli orang Rembang dan bapakku asli orang Kudus, Kalau aku asli orang Cepu yang terkenal sebagai kota minyak itu. Tapi itu kengan masa lalu.

Saat ini aku mulai mengukir hidup baru dikota kelahiran RA Kartini,(Pahlawan emansipasi Wanita). Jasa beliau yang begitu besar untuk para Wanita supaya bisa hidup berkembang dan lebih maju. Selama perjalan hidupku begitu banyak pelajaran yang dapat aku ambil. Dari liku-liku kehidupan aku mempelajari dari suatu kegagalan untuk menjadi bekal Di Masa Esok sebagai generasi penerus.

Memasuki jenjang pendidikan menengah keatas ini, Aku mulai menjalani hidup baru untuk ber tholabil ilmi (mencari ilmu) di salah satu sekolah Kejuruan di kota Rembang. SMKN 1 Rembang menjadi sekolahku saat ini. Di SMK ini aku mengambil jurusan Teknik Komputer Jaringan (ICT Center). Dunia Teknologi merasuki-ku sehingga aku ingin sekali mempelajari untuk bisa bersaing di era globalisasi ini.
Persaingan dengan memperkuatkan IPTEK dan IMTAQ. Supaya Membuahkan Madu yang lezat bagi Masa Depan.

Walaupun baru setengah tahun berada diRembang banyak sekali pengalaman-pengalaman menarik. Mulai dari kebudayaan daerah setiap tahunnya “ Sedekah Laut, Sedekah Desa, Sedekah Bumi” telah menjadi adat disana.Keindahan pantai pesisir Rembang. Kesibukan para pedagang ikan di TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Suara Truk-truk besar yang bergemuruh lewat didepan rumahku (Jalur Pantura). Bau-bau ikan yang setiap hari ku cium sudah familiar dengan diriku ini. Benih-benih tambak garam dan lautan sudah menjadi pemandangan ku tiap harinya. Banyak sekali macam-macamnya. Tetapi kasihan, masih banyak masyrakatnya yang melarat serba kekurangan. Ini yang perlu kita benahi bersama untuk menangani pembangunan dan kondisi ekonomi yang makin terpuruk keadaannya.

Kita perlu kesadaran bersama untuk bisa memajukan kota Rembang menjadi Kota Maju. Janganlah kita menjadi orang Egois yang tak mengenal solidaritas. Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah perlu ditingkatkan kembali. Kita Pasti Bisa Melakukan itu

Teruslah Maju Kota Pesisir Rembang !!!

Currently have 0 komentar:

Leave a Reply

Posting Komentar